Obyek Wisata

Mampir ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK Cultural Park) ini adalah ikon Bali. Yang terbaru kita bisa melihat patung GWK yang besar banget di kawasan wisata yang terletak di Ungasan kabupaten Badung Bali. Patung seinggi 121 meter ini baru diresmikan September 2018. Proses pembuatan patung ini memakan waktu 28 tahun loh..

Patung Garuda Wisnu Kencana adalah lambang Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda agung sebagai sahabatnya. Patung ini dirancang untuk menjadi salah satu patung monumental terbesar dan tertinggi di dunia.

Di penghujung tahun 2018 saya berkesempatan menyambangi obyek wisata yang total luasnya 60 hektar ini. Saya berkunjung ke GWK menjelang siang bareng rombongan yang berjumlah sekitar 13 orang. Semuanya perempuan dan didampingi  2 orang pemandu. Kalau ke Bali terutama di bagian selatan, patung GWK terlihat dari kejauhan. Jadi kebayang ya besarnya gemana kan…

Nahh..perjalanan menuju ke GWK sekitar 30 menitan dari tempat kami menginap di kawasan Kuta.  Untuk rombongan bisa langsung turun di sekitar area semacam drop point gitu, lalu bis akan menunggu di area parkir yang jaraknya beberapa ratus meter. Yahh jaraknya gak seberapa sih…tapi nanjak cuy jalannya…dan namanya kawasan deket laut plus daerah kapur..bisa dibayangkan lah panasnya kayak apa ya.. 😀

Jadi kalau mobil pribadi turunnya di area parkir, nanti ada angkutan khusus /shuttle yang akan membawa wisatawan ke drop point (Plaza Bhagawan). Bis wisata terbuka, menyerupai Bandros di Bandung. Jadi anginnya silir-silir menyapa kalau kita naik bisnya.

Garuda Wisnu Kencana
Bis yang mengangkut penumpang ke/dari area parkir

 Di area drop point ini gak banyak tempat teduh..jadi saya gak betah berlama-lama. Disini pengunjung diminta mengisi semacam form yang akan membeli tiket. Kebetulan tiket sudah diurusi pihak tour organizer, jadi saya dan teman-teman tak perlu menunggu lama, langsung bergerak ke arah pintu masuk GWK. Banyak sekali anak tangga atau jalan menanjak yang harus kami lalui untuk bisa mencapai area inti.

Untung tempatnya agak banyak pohon peneduh, ditambah angin semilir…jadi gak kerasa capeknya. Sebelum masuk obyek wisata, kami mampir dulu ke Jendela Bali. Sebuah resto yang menyajikan pemandangan Bali yang keren. Menu-menunya juga menggugah selera banget.

Berhubung kami dikejar waktu karena masih akan mampir ke beberapa titik sebelum ke bandara, kami tak berlama-lama di Jendela Bali. Selesai makan…foto-foto sebentar..udah…lanjut eksplor GWK.

Sejak dari drop point sampai ke gerbang masuk GWK, kita bisa mampir juga ke kios-kios yang menjual bermacam-macam barang yang unik dan khas Bali. Termasuk topi. Nahini penting banget dipakai selama di area GWK karena memang terik matahari full banget gaes…

Memasuki gerbang, pastikan kita sudah memakai gelang tiket ya…Kita juga akan diminta petugas untuk memakai perlengkapan khusus saat memasuki tempat ibadah di Bali. Selendang dan kain bagi yang bercelana/rok pendek. Karena GWK adalah tempat suci bagi umat Hindu. Ohiya..dilarang merokok juga ya..selama di dalam area GWK..hohoho…senangnya tanpa asap rokok.

Area di GWK ini terbagi atas beberapa area, yaitu :

Kura-kura Plaza

Dalam mitologi “Kisah Pemutaran Mandara Giri”, kura-kura digambarkan sebagai titik pijakan yang melindungi bumi dari sentakan. Patung kura-kura diyakini dapat menjaga kekuatan bangunan dari bencana alam. Kita melewati area ini sebelum menuju ke Plaza Wisnu, area paling tinggi di GWK.

Plaza Wisnu

Garuda Wisnu Kencana

Wisnu Plaza saat ini berada di tanah tertinggi di area GWK, di mana bagian terpenting dari patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 20 meter. Pada waktu tertentu, berbagai seni tradisional Bali ditampilkan dengan latar belakang patung Wisnu sebagai latar belakangnya

Plaza Garuda

Plaza Garuda

Venue ini kita lewati setelah dari Plaza Wisnu dan kita bisa melihat patung Garuda dia rea ini. Burung Garuda adalah burung dari mitologi, digambarkan memiliki tubuh setengah manusia dan setengah burung. Perjalanan pribadi Dewa Wisnu ini melambangkan kesetiaan, dapat dipercaya, dan pengorbanan. Garuda juga merupakan simbol kebebasan dari setiap belenggu dan perampasan hak asasi manusia

Lotus Pond

Lotus Pond

Lotus Pond adalah salah satu tempat utama di Taman Budaya GWK. Lotus Pond adalah area outdoor terbesar dan sudah terkenal sebagai tempat penyelenggaraan sejumlah acara berskala internasional dan bergengsi. Di sekeliling lapangan masih terdapat tebing-tebing dengan celah lebar yang memungkinkan kita melewatinya.

Garuda Wisnu Kencana
Nahini rombongannya …(dok. Dinsil)

Masih banyak sebenarnya venue yang bisa kita nikmati. Peta area selengkapnya bisa dilihat disini ya Diantaranya Tirtha Agung, Street Theatre, Indraloka Garden, dll. Tapi karena keterbatasan waktu..kami gak ke patung GWK yang besar itu juga… Jadi setelah dari Lotus Pond, kami langsung melipir keluar area GWK. Saat menuju pintu keluar kita bisa melewati pusat pembelian souvenir. Komplit!

Kami lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya hingga menjelang sore harus sampai di Bandara Ngurah Rai..Sampai jumpa lagi di lain kesempatan..Bali…

52 thoughts on “Mampir ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana”

  1. Banyak tempat baru di area GWK ternyata, ya. Aku baru melihat Lotus Pond, baguuusss. Btw, kalau beli tiket sendiri untuk ke semua tempat di atas bayar berapa, tuh?

  2. GWK ini wajib banget dikunjungi kalau ke Bali ya Mba. Aku udah lama masukin GWK jadi wishlist kalau nanti ke Bali. Btw suka banget sama masing-masing style rombongannya kuning-kuning hihi

  3. Wah, baru tahu saya Mba kalo ini ikon BALI yg baru. Kayak Pekanbaru juga ada ikon baru Jembatan Siak. Aku baru tahu juga. Skrg keknya landmark tiap kota juga makin nambah dan kreatif

  4. Sudah 2019, belum kesampaian main ke Bali lagi, hiks..hiks. Mudik mulu sih yang dibujetin, wkwkwk. GWK ini emang luas banget ya, Mbak. Kayaknya butuh lsehari penuh atau malah lebih biar bisa eksplor semuanya. Yang bener2 eksplor lho, nggak cuma sak kelebatan aja.

  5. GWK ini udah masuk ke list tujuan wisata nih kalau nanti ke Bali lagi. Udah penasaran bamget pengen ke sini sejak baca tulisan beberapa teman2 blogger dan cerita anak yang udah ke sana tahun lalu.

  6. Sdh 3x ke Baki terakhir tahun 2014 tp gak pernah sekali juga berkunjung ke GWK dan surrounding areas yg indah. Maklum gak pake pemandu wisata. Lg pula anakku utamanya ngajak anaknya belajar berselancar dipantai Kuta. Mudah2an masih ada kesempatan.

  7. Yeeeay yang habis jalan-jalan ke Bali. Makin banyak destinasi wisata keren disekitaran GWK ini ya, next kalau bisa ke Bali lagi berharap bisa jelajahin semuanya 😁

  8. Oh dalamnya gini toh hahaha. Maklum waktu ke Bali kapan ya dengan keluarga aku mau masuk udah nggak diijinin karena udah mau tutup, jelang malam waktu itu dan baru jadi ini tempat. Next akh datang lagi deh hahaha

  9. Kebayang ini kalau siang kesini panasnya aduhai banget ya mbak. April kemarin ke Bali pengen kesini sebenarnya semenjak patungnya mulai sempurna. Apalagi terlihat sekarang jika mau landing di Ngurah Rai. Insya Allah bulan ini kesana lagi, nanti mampir ah.

  10. udah lama banget aku kesana. Dan harapannya bisa ke Garuda Wisnu Kencana suatu saat nanti bersama keluarga. karena waktu itu aku ke sana sendirian 🙂 Menyenangkan sekali pengalamannya mba

  11. Ternyata GWK luas banget ya. Kayaknya perlu seharian tuh untuk bisa puas jalan-jalan di sana. Nggak kebayang patungnya segede apa itu…

  12. Kangen balik ke Bali dan berkunjung ke GWK! Dua kali ke sana, dua kali juga mampir di GWK apalagi sekarang patungnya udah kelar duhh tambah mupeng. Itu foto kedua jadi keinget pernah foto di tangga-tangga itu 😀

  13. Wididiiiiwwww dresscodenya cucok banget. Warna kuning terang berpadu sama birunya langit. Baguusss…
    Aku klo ke GWK, wajib banget bawa payung. Hahahaha

  14. Terakhir ke GWK tahun 2010 atau 2011 ya? Sekarang sudah nambah apa lagi ya yang baru?Dulu juga sudah ada Lotus Ponds deh kayaknya. Trus sempat nonton sendra tari juga di theather yang ada di sana.

  15. Terakhir ke Garuda Wisnu Kencana tahun 2010. Masih dalam tahap pembangunan. MInim tempat duduk di sana. Jadilah nggos-nggosan habis naik tangga atau jalan kaki. Dulu belum ada restoran. Jadilah nahan haus dan lapar. Sekarang enak ya sudah komplit sara penunjangnya. Jadi kangen Bali.

  16. Sama GWK masih tuwiran aku, ternyata kak..
    Ihhiik~
    Tapi inget siih…pas pertama kali ke sini, yang jadi baru badannya Dewa Wishnu.

    Sekarang uda semua, jadi terlihat sangat besar dan megah yaa…

  17. Mba dian, aku ke gwk bentar waktu itu panas. Dah lama ga ke bali lagi. Nanti dah klo anak2 dah gedean. Luassss bener ya, nti foto2 instagramable ahhh klo ke sini

    Kapan? Entah 😂😂😂 *kemudian nangis

  18. Apik bgt ya Viewnya, waktu ke Bali tak sempat ke sini lantaran keburu sore dengan
    Patung Garuda Wisnu Kencana yang memiliki tinggi 121 meter. Itu artinya, jadi patung tertinggi ke-3 di dunia

  19. Salah satu destinasi yang wajib banget di kunjungi kalo ke Bali yaa kak hehe. Btw, ternyata Taman GWK ini luas dan banyak bagian-bagian lagi yaa kak, keren banget.

  20. Terakhir ke GWK, patung utamanya yang tinggi itu belum jadi euy
    Masih yang stengah badan tanpa lengan itu doang
    Kayaknya klo pas mudik ke Bali lagi, harus nyempetin main ke sini deh

  21. Ya ampun, lama pembuatannya udah kayak umur gueee, wkwkwk. Terakhir ke Bali saat masih SMA dulu buat study tour, udah lama bangeeettt. Perlu ke Bali lagi buat menikmati patung Garuda Wisnu Kencana yang udah jadi nih.

    Hm, karena nggak banyak peneduh, berarti lebih baik ke situ pagi-pagi atau sore-sore ya.

  22. Mbak, fotonya kok beda dengan foto GWK terbaru, yg patung GWK-nya udah jadi utuh?
    Ini kunjungan terdahulu ya?

    Terakhir ke Bali, aku bisa lihat GWK dari bandara, saking tingginya monumen GWK. Keren.

    1. semua foto ini kunjungan Desember 2018..Patung GWK yang baru yg di foto terakhir.. yg di latar belakang foto bareng temen2.. saking jauhnya gak kelihatan detailnya hehe.. patung Wishnu naik Garuda

  23. Paling indah pemandangan di Lotus Pond. AKu terakhir ke sini sekitar tahun 2012 deh hihihi udah lama banget ya. Katanya sih wisatawan kudu mampir ke GWk biar lebih afdol ke Bali. AKu juga sempat foto2. Anginnya kenceng, rambut terbang ke mana2 hahaha.

  24. Terakhir ke sini Wisnu-nya belum naik Garuda. Mereka masih berpencaran, masih kepala-kepalanya aja. Gede banget ya pas udah jadi dan tersusun satu sama lain. Pertengahan Juni kemarin, transit di Ngurah Rai, kelihatan sih pas terbang, sosok patungnya di kejauhan…

  25. Memang Patung GWK ini besar sekali. Bahkan dari bandara pun kelihatan jelas sekali, padahal jaraknya cukup jauh.
    Saya pikir dulunya patung yang ada di Plaza Wisnu dan Plaza Garuda akan dijadikan satu membentuk patung GWK yang utuh. Taunya dibuat lagi patung utuh yang baru denga tetap membiarkan Patung Wisnu ada di Plaza Wisnu dan Patubg Garuda tetap di Plaza Garuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *